Buka Rakor di Berau Wagub: Kesbangpol Mata dan Telinga Pemerintah
BERAU – Kabupaten Berau dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan agenda strategis Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Se-Kalimantan Timur Tahun 2026. Kegiatan yang digelar oleh Badan Kesbangpol Provinsi Kaltim bekerja sama dengan Badan Kesbangpol Kabupaten Berau ini berlangsung khidmat dan penuh semangat sinergitas.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Ir. H. Seno Aji, M.Si, didampingi Kepala Badan Kesbangpol Prov. Kaltim, Drs. H. Sufian Agus, M.Si.
Sebagai tuan rumah, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Berau, Drs. Salim, menyambut kehadiran delegasi dari seluruh kabupaten/kota se-Kaltim. Dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Berau terlihat dengan hadirnya Sekretaris Daerah, Muhammad Said, S.H., M.H., yang mewakili Bupati Berau, serta Kepala Bapelitbang Berau, Ir. Endah Ernany T, M.Si.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut Kepala Bagian Protokol Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setdaprov Kaltim, Yuyun Yuningsih, S.Sos., M.Si, yang turut memastikan kelancaran agenda pimpinan. Sinergi lintas sektor diperkuat dengan kehadiran unsur Forkopimda, diwakili oleh Kapt. Inf. Faisol (Kodim 0902/BRU) dan M. Agung Prasetio Hadi, S.H. (Kejaksaan Negeri Berau).
Nuansa kearifan lokal Berau sangat terasa dengan persembahan Tarian Selamat Datang Babada dan kehadiran tokoh adat terkemuka, yakni Sultan Gunung Tabur, PYM Adji Raden Muhammad Bakhrun, serta Ketua Dewan Adat Kesultanan Sambaliung, Hasanuddin.
Kesbangpol: Intelijen Negara di Daerah
Dalam arahannya, Wakil Gubernur Seno Aji memberikan penekanan kuat mengenai fungsi strategis Kesbangpol. Ia mengibaratkan institusi ini sebagai indra vital bagi kepala daerah.
"Kesbangpol ibarat mata dan telinga kita, berperan sebagai intelijen yang mampu melihat kondisi masyarakat, dinamika organisasi, serta pergolakan sosial. Laporan Kesbangpol adalah dasar kebijakan bagi Bupati, Wali Kota, hingga Gubernur. Jika kita tidak peduli pada Kesbangpol, sama artinya kita tidak peduli pada masyarakat sendiri," tegas Seno Aji.
Wagub juga memuji loyalitas Kaltim sebagai satu-satunya provinsi yang tidak pernah menyuarakan pemisahan diri dari NKRI. Namun, ia mengingatkan bahwa kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) akan membawa tantangan baru berupa heterogenitas penduduk, yang menuntut kesiapan Kesbangpol dalam menjaga harmoni sosial.
Kerja Sunyi untuk Stabilitas Investasi
Kepala Badan Kesbangpol Kaltim, Drs. H. Sufian Agus, M.Si, dalam laporannya menegaskan bahwa meski kerja Kesbangpol sering kali "tidak kasat mata" dibandingkan pembangunan fisik, dampaknya sangat vital bagi iklim investasi.
"Investor tidak akan masuk jika keamanan tidak terjamin. Tugas kami adalah menjaga stabilitas itu melalui koordinasi intensif. Keberhasilan kami tidak diukur dari anggaran, tapi dari ketenangan masyarakat dan terjaganya persatuan bangsa," ujar Sufian Agus.
Rakor ini turut dihadiri oleh para Kepala Badan Kesbangpol se-Kaltim, antara lain Kepala Kesbangpol Bontang Deddy Haryanto, S.E., M.Si, Kepala Kesbangpol Penajam Paser Utara Agus Dahlan, S.Pd, serta jajaran Kepala Bidang se-Kaltim.
Acara ditutup dengan pemukulan gong oleh Wakil Gubernur Kaltim serta penyerahan cinderamata, menandai komitmen bersama dari "Bumi Batiwakkal" untuk menjaga Kalimantan Timur tetap aman, damai, dan kondusif menyongsong masa depan.
Posted by
0 Komentar